Projek Softskill Mikrokontroler Nested

When you looking the walking rock walking,is one day closer to death.


Nama  : Agung Ilham Permana
Kelas  : 3ib04
NPM   : 104 17 278


A. LATAR BELAKANG

                 Zaman sekarang semua serba instan dan manusia ingin segalanya menjadi lebih mudah.Dalam kehidupan sehari-hari mereka ingin segala pekerjaannya menjadi otomatis dan tidak memakan waktu,sebagai contoh ketika harus mengisi Toren air untuk kebutuhan dirumah,banyak orang yang harus membuang waktunya hanya untuk menunggu pengisian toren air agar tidak terjadi kelebihan kapasitas.Maka dari itu dibutuhkan alat yang dapat memudahkan mereka.



B. STUDI LITERATUR

            Studi literatur melibatkan pencarian pencarian dari beberapa artikel web google tentang para pekerjaan rumah tangga, dan pencarian tentang teori yang berkaitan dengan cara kerja suatu rangkaian elektronika, dan juga Bahasa pemrograman Arduino untuk penugasan ini. Studi literatur dilakukan dengan membaca dan memahami suatu masalah yang dibahas dan kemudian dapat membantu pekerjaan rumah.

·      Kelebihan

·      Alat sederhana & dapat diterapkan pada setiap tempat ataupun hanya dirumah.

·      Meningkatkan keakuratan pada pengukuran.



·      Kekurangan

·      Alat rentan harus dirawat dengan baik,karena berkomponen elektronik.





C. METODE PERANCANGAN

·      Flow Chart













·      Software

Berikut adalah pemrograman Arduino dengan bahasa C untuk sensor ultrasonic :

#include <LiquidCrystal.h> // library LCD

LiquidCrystal lcd(2, 3, 4, 5, 6, 7); // pin yang digunakan pada Arduino untuk LCD



int Sensor1 = A4;

int Sensor2 = A5;

int Buzzer = 8;

int Pompa = 9;

int Seven Segment = 10;

// keterangan setiap pin pada arduino



void setup()

{

 lcd.begin(16,2);

 pinMode(Sensor1,INPUT);

 pinMode(Sensor2,INPUT);

 pinMode(Buzzer,OUTPUT);

 pinMode(Pompa,OUTPUT);

 pinMode(Seven Segment,OUTPUT);

// main program









 lcd.clear();

 lcd.setCursor(0,0);

 lcd.print("Pink Floyd");

 lcd.setCursor(0,1);

 lcd.print("METERAN TOREN");

 delay(2000);

 // dengan kondisi yang akan memunculkan seperti tersebut

}



void loop()

{

 if (digitalRead(Sensor1) == HIGH && digitalRead(Sensor2) == LOW){

 digitalWrite(Buzzer, LOW);

 digitalWrite(Pompa, HIGH);

 digitalWrite(Seven Segment, LOW);





 lcd.clear();

 lcd.setCursor(0,0);

 lcd.print("SEDANG MENGISI");

 lcd.setCursor(0,1);

 lcd.print("TAHAP TENGAH");

 delay(500);

 }



 else if (digitalRead(Sensor1) == HIGH && digitalRead(Sensor2) == HIGH){

 digitalWrite(Buzzer, HIGH);

 digitalWrite(Seven Segment, HIGH);

 digitalWrite(Pompa, LOW);

 delay(500);







 lcd.clear();

 lcd.setCursor(0,0);

 lcd.print("AIR PENUH");

 lcd.setCursor(0,1);

 lcd.print("SELESAI");

 delay(500);

// dengan kondisi yang akan memunculkan sebagai tersebut

 }

 else

 {

 digitalWrite(Buzzer, LOW);

 digitalWrite(Pompa, HIGH);

 digitalWrite(Seven Segment, LOW);







 lcd.clear();

 lcd.setCursor(0, 0);

 lcd.print("SEDANG MENGISI");

 lcd.setCursor(0, 1);

 lcd.print("TAHAP AWAL");

 delay(500);

 }

}







·      Hardware

Alat & Bahan :

1. Sensor Air HL-83

2. Arduino Uno

3. Kabel Jumper

4. Project Board / Bread Board

5. Resistor

6.Buzzer

7.Transistor BC547

8.Pompa Air

9.LCD

10.Seven Segment







·         Schematic Rangkaian






 Video Simulasi



·         




Penjelasan :

video ini menjelaskan cara kerja dari Arduino dan sensor ultrasonic tersebut,dimana sensnsor air berfungsi sebagai saklar yang nantinya menghidup atau mematikan dari output.





·         Cara Kerja

Sensor Air HL-83 akan memegang kendali untuk output apa yang akan dikerluarkan,jika kedua sensor tidak terlogikakan “1” maka pompa akan berjalan untuk mengisi air,jika hanya sensor bawah yang terlogikakan “1” sedangkan sensor atas terlogikan “0” maka pompa juga masih berjalan untuk mengisi air.Namun jika kedua sensor terlogikakan “1” maka pompa akan berhenti mengisi lalu Buzzer dan Sevent segment akan aktif.





D. HASIL PERCOBAAN

1. Sensor akan mengirimkan sinyal kepada arduino jika sensor HL-83 mempunya inputan logika “1” maupun “0”

2. Hasil dari inputan logika dari tiap keadaan sensor bervariasi.





E. KESIMPULAN

      Tiap-tiap dari keadaan akan menentukan output apakah yang akan dikeluarkan,pada projek kali ini mempunyai 3 keadaan yaitu “0” dan “0” , “1” dan “0” , “1” dan “1”.Tiap keadaan sudah dijelaskan pada bagian cara kerja diatas.


Komentar