When you looking the walking rock walking,is one day closer to death.
1.1 Latar Belakang
Flood Sensor adalah sebuah sistem yang mengatur untuk drainasi suatu tempat.Kita dapat mengatur mengisi tau mengurangi air dengan sensor ini yang akan menyalakan motor pompa air.Tidak luput dari sensor air yang digunakan untuk mengkontrol kapan air harus diisi atau dikurangi.
Tak hanya sebagai alat penanggulangan banjir,namun alat ini juga dapat bekerja sebagai alat pengatur torrent air.Karena tentunya memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Kelebihannya : menghemat waktu dan tenaga untuk pengaturan debit air.
1.2 Flowchart
Dimulai dari start berarti kondisi power sudah on (ini akan mengaktifkan kedua sensor juga)
Ada 2 jenis sensor,yaitu sensor atas dan bawah.Jika dua sensor mempunyai nilai imputan bernilai 1 dan 1 maka pompa air akan stop mengisi air.
Jika sensor atas bernilai 0 dan sensor bawah bernilai 1 maka pompa juga akan mati tidak mengisi debit air.
Namun jika kedua sensor bernilai imputannya 0 maka pompa akan menyala mengisi air.
Software yang digunakan untuk memprogram Flood Sensor ini adalah Aplikasi Proteus.
1.3 Cara Kerja Alat
Alat ini bekerja dengan cara otomatisasi sesuai pemograman yang di program di alat tersebut.
Adapun Langkah cara kerjanya..
1. aktifkan sumber tegangan +5v dan +12v.
2. biarkan kedua sensor dalam kedaan kering (bernilai imputan 0)
3. lalu pompa akan mulai berjalan mengisi air sampai kedua sensor benilai imputan 1
1.4 Hasil simulasi
Jika sudah penuh debit air sampai ke sensor atas,maka mesin pompa akan mati.
tapi walaupun hanya sensor bawah yang bernilai 1 pompa masih belum jalan,membutuhkan kedua sensor bernilai 0.
1.5 Kesimpulan
sensor air yang digunakan sebenarnya bagaikan saklar yang harus terhubung menggunakan air.Dan jika kedua sensor terhubung maka akan menjadi saklar pula untuk mematikan air,dan jika kedua nya 0 maka pompa akan otomatis menyala.
1.1 Latar Belakang
Flood Sensor adalah sebuah sistem yang mengatur untuk drainasi suatu tempat.Kita dapat mengatur mengisi tau mengurangi air dengan sensor ini yang akan menyalakan motor pompa air.Tidak luput dari sensor air yang digunakan untuk mengkontrol kapan air harus diisi atau dikurangi.
Tak hanya sebagai alat penanggulangan banjir,namun alat ini juga dapat bekerja sebagai alat pengatur torrent air.Karena tentunya memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Kelebihannya : menghemat waktu dan tenaga untuk pengaturan debit air.
1.2 Flowchart
Dimulai dari start berarti kondisi power sudah on (ini akan mengaktifkan kedua sensor juga)
Ada 2 jenis sensor,yaitu sensor atas dan bawah.Jika dua sensor mempunyai nilai imputan bernilai 1 dan 1 maka pompa air akan stop mengisi air.
Jika sensor atas bernilai 0 dan sensor bawah bernilai 1 maka pompa juga akan mati tidak mengisi debit air.
Namun jika kedua sensor bernilai imputannya 0 maka pompa akan menyala mengisi air.
Software yang digunakan untuk memprogram Flood Sensor ini adalah Aplikasi Proteus.
1.3 Cara Kerja Alat
Alat ini bekerja dengan cara otomatisasi sesuai pemograman yang di program di alat tersebut.
Adapun Langkah cara kerjanya..
1. aktifkan sumber tegangan +5v dan +12v.
2. biarkan kedua sensor dalam kedaan kering (bernilai imputan 0)
3. lalu pompa akan mulai berjalan mengisi air sampai kedua sensor benilai imputan 1
1.4 Hasil simulasi
Jika sudah penuh debit air sampai ke sensor atas,maka mesin pompa akan mati.
tapi walaupun hanya sensor bawah yang bernilai 1 pompa masih belum jalan,membutuhkan kedua sensor bernilai 0.
1.5 Kesimpulan
sensor air yang digunakan sebenarnya bagaikan saklar yang harus terhubung menggunakan air.Dan jika kedua sensor terhubung maka akan menjadi saklar pula untuk mematikan air,dan jika kedua nya 0 maka pompa akan otomatis menyala.
Komentar
Posting Komentar