When you looking the walking rock walking,is one day closer to death.

“MAKALAH KETAHANAN NASIONAL”
TUGAS
KULIAH

OLEH

JURUSAN
TEKNIK INDUSTRI PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO “PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN”
UNIVERSITAS GUNADARMA
“2019”
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur saya sampaikan kepada ALLAH S.W.T karena dengan izin-Nya lah saya dapat
menyelesaikan tugas ini.Terimakasih juga saya ucapkan kepada para narasumber
yang telah menaruh tulisannya diblog atau web internet.Dalam tugas ini yang
saya bahas adalah mengenai “Ketahanan Nasional”.
Demikianlah yang dapat saya tuliskan
pada kata pengantar ini.Apabila terdapat kekurangan ataupun kesalahan dalam
penulisan maupun isi dari makalah ini saya berharap untuk memaklumi saya masih
dalam proses pembelajaran.Terimakasih.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………… 2
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………. 3
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………….. 4
1.1 Latar Belakang………………………………………………………………………. 4
1.2 Tujuan Penulisan…………………………………………………………………….. 5
1.3 Manfaat………………………………………………………………………………. 5
BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………. 6
2.1 Latar Belakang Ketahanan Nasional……………………….………………………. 6
2.2 Tujuan Nasional,Falsafah,dan Ideologi Negara…………………………………….. 6
2.3 Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia…………………………………..……... 8
2.4 Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat
Ketahanan Nasional…………………… 8
2.5 Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional pada
Kehidupan Berbangsa dan Bernegara… 10
2.6 Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia…………………………….………… 11
BAB III PENUTUP…………………………………………………………………… 12
3.1 Kesimpulan………………………………………………………………………….. 12
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………. 13
BAB I PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
Latar belakang dari Ketahanan Nasional bangsa ini
tentu tidak luput dari ancaman luar,dan juga perjuangan para pahlawan bangsa
Indonesia.Datangnya ancaman untuk bangsa dan negara ini tentu tidak hanya mucul
dari pihak luar,namun tidak menutup kemungkinan muncul dari pihak dalam itu
sendiri.Melalui pengaturan dan penyelenggaraan
kesejahteraan dan keamanan adalah konsep ”Ketahanan Nasional”
Mulai dari melawan para penjajah hingga melawan pergerakan
para separatis,bangsa ini sudah teruji akan konsep Ketahanan Nasional
tersebut.Walaupun kita sepenuhnya menyadari bahwasannya Indonesia tidak akan
menang jika tanpa bantuan para “separatis” tersebut
Dewasa ini kita kembali dihadapkan dengan PKI atau
bisa dibilang juga dengan Neo PKI.Namun kita bisa merasakan atmosfer dimana Ketahanan
Nasional seperti tidak ada gunanya,mengapa demikian? Presiden Joko Widodo
menghimbau bawasannya kita dan para TNI harus meminta maaf kepada keluarga PKI
yang dahulu terbantai effect GS30 PKI.
Aneh…
1.2.
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah
sebagai berikut :
1. Untuk
memenuhi tugas dari dosen Bpk.Junaedi Abdillah.
2. Untuk
mengetahui dan mencari informasi mengenai “Ketahanan Nasional”.
1.3.
Manfaat
Dengan tulisan ini semoga saya memenuhi untuk tugas
yang diberikan tersebut.Dan juga semoga saya mendapatkan ilmu dari dan mengenai
“Ketahanan Nasional”
BAB II PEMBAHASAN
2.1. Latar
Belakang Ketahanan Nasional
Tidak luput dari letak geografis,potensi sumber daya
alam serta jumlah dan kemampuan penduduk,telah menempatkan bangsa Indonesia
menjadi ajang pesaingan dan perebutan negara-negara besar.Kita ambil contoh
kasus FREEPORT dimana Amerika Serikat dan China saling gempur secara diplomatic untuk menguasai tambang emas
bangsa ini.Ditambah seperti yang dijelaskan sebelumnya mengenai adanya ancaman
dari dalam,yaitu para pejabat yang ingin memperkaya diri.Tentu dengan adanya
masalah ini semua bangsa ini perlu betul memahami lalu menerapkan Ketahanan
Nasional agar tidak jatuh kedalam posisi yang membahayakan.
2.2. Tujuan
Nasional,Falsafah,dan Ideologi Negara
Tujuan nasional menjadi pokok pikiran Ketahanan
Nasional,karena suatu organisasi apapun bentuknya dalam mencapai tujuan yang
telah ditetapkan akan selalu dihadapkankan dengan masalah-masalah internal
maupun eksternal,begitupun dengan negara.
Falsafah adalah pandangan hidup seseorang maupun seuatu
kelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang
dicita-citakan.Filsafah juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar
dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat
dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.Falsafah dan Ideologi
menjadi pokok pikiran,hal ini tampak dari makna falsafah dalam pembukaan UUD 1945,yang berbunyi
sebagai berikut;
· Alinea pertama menyebutkan :”Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu
ialah hak segala bangsa,dan oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus
dihapuskan,karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan”.Makna kemerdekaan
adalah hak semua bangsa.
· Alinea kedua menyebutkan :”Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia
telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat Sentosa mengantarkan
rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang
merdeka,berdaulat,adil,dan Makmur”.Maknanya ada masa depan yang harus diraih.
· Alinea ketiga menyebutkan :”Atas berkat rahmat ALLAH yang maha
kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehudipan kebangsaan yang
sebab rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaan”.Maknanya bila negara
ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat
ridho ALLAH.
· Alinea keempat menyebutkan :”Kemerdekaan dari pada itu untuk
membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap Indonesia
dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan
umum,mencerdaskan,dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan,perdamaian abadi dan keadilan social,maka disusunlah kemerdekaan
kebangsaan Indonesia itu dalam susunan negara republic Indonesiamyang
berkedaulatan rakyat dan berdasarkan kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa,Manusia
Yang Adil dan Beradab,Persatuan Indonesia,Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Khidmat
kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan,dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh
Rakyat Indonesia”.Maknanya disini adalah bangsa Indonesia haruslah mempertegas
cita citanya melalui wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
[https://abdullohnasrulumam.wordpress.com].
2.3. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
“Kondisi dinamika,yaitu suatu bangsa
yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan
ketahanan,kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala
tantangan,hambatan dan ancaman baik yang dating dari dalam maupun dari luar”.
[https://milalanasution.wordpress.com]
Ketahanan
Nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa
diwujudkan dan dibina secara terus-menerus serta sinergik.Hal demikian itu,dimulai
dari lingkungan terkecil,yaitu diri pribadi,keluarga,masyarakat,bangsa dan
negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan
kekuatan nasional.Proses berkelanjutan itu harus selalu didasari oleh pemikiran
geopolitik dan geostrategi sebagai sebuah konsepsi yang dirancang dan
dirumuskan dengan memperhatikan konstelasi yang ada disekitar Indonesia.
[www.academia.edu]
2.4. Asas
– Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional
Adapun
asas-asas ketahanan nasional adalah :
· Asas kesejahteraan dan keamanan :”Kesejahteraan dan keamanan merupakan
kebutuhan manusia yang mendasar serta esensial baik sebagai perseorangan maupun
kelompok dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara.Realisasi kondisis
kesejahteraan dan keamanan dapat dicapai dengan menitik beratkan kepada
kesejahteraan,tanpa,mengabaikan keamanan.Sebaliknya,memberikan prioritas pada
keamanan tidak boleh mengabaikan kesejahteraan.Baik kesejahteraan maupun
keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun.Dalam kehidupan
nasional,tingkat kesejahteraan dan keamanan nasional yang dicapai merupakan
tolak ukur ketahanan nasional.”
· Asas komprehensif integral :”Sistem kehidupan nasional mencakup
segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh,menyeluruh,terpadu dalam perwujudan
persatuan dan perpaduan yang seimbang,serasi dan selaras dalam seluruh aspek
kehidupan.Sehingga ketahanan nasional mencakup ketahanan segenap aspek
kehidupan bangsa atau komprehensif dan integral.”
· Asas mawas diri ke dalam dan keluar :”Kehidupan nasional merupakan
kehidupan bangsa yang saling berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya.Dalam
proses interaksi tersebut dapat timbul berbagai dampak yang bersifat positif
maupun negative.Untuk itu diperlukan sifat awas diri kedalam dan keluar.Mawas
dalam bertujuan menumbuhkan hakikat,sifat dan kondisi kehidupan nasional itu
sendiri berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proposional untuk meningkatkan
kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan Tangguh.Hal ini tidak berarti
bahwa ketahanan nasional mengandung sikap isolasi atau nasionalisme
sempit.Mawas diri keluar bertujuan untuk dapat berpartisipasi dan ikut berperan
mengatasi dampak lingkungan strategis luar negri serta menerima kenyataan
adanya saling interaksi dan ketergantungan dalam dunia internasional.”
· Asas kekeluargaan :”Mengandung
keadilan,kearifan,kebersamaan,kesamaan,gotong-royong,tenggang rasa,dan tanggung
jawab dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara.Dalam asas ini
diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembankan secara serasi dalam hubungan
kemitraan serta dijaga tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat antagonis
yang saling menghancurkan”
[www.coursehero.com]
2.5. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan
Berbangsa dan Bernegara
Tiap-tiap aspek,terutama aspek-aspek
dinamis,didalam tata kehidupan nasional relative berubah menurut waktu,ruang dan
lingkungan sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang sangat kompleks
dan amat sulit.Dari pemahaman tentang hubungan tersebut tentang gambaran bahwa
konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung
kepribadian yaitu ;
1. Aspek
yang berkaitan dengan alam bersifat stastik,yang meliputi aspek geografi,aspek
kependudukan,dan aspek sumber kekayaan alam.
2. Aspek
yang berkaitan dengan social bersifat dinamis,yang meliputi aspek
ideologi,aspek politik,aspek social budaya,dan aspek pertahanan keamanan.
Tentu
aspek-aspek diatas sangat mempengaruhi Ketahanan Nasional.Apalagi jika sudah
menyinggung ideologi dan social budaya.
[www.scribd.com]
2.6. Keberhasilan
Ketahanan Nasional Indonesia
Keberhasilan
Ketahanan Nasional Indonesia,pasti dan tidak lain dihubungkan dengan perlawanan
kita bangsa Indonesia melawan para penjajah dan GS30 PKI,namun pada kenyataannya
rakyatlah yang mampu menilai itu semua.Baik memang pada sistem kita yang sekarang,namun
tak dapat dipungkiri juga bahwasannya kita di”gerogoti” oleh pihak asing dan
aseng,dikarenakan putra-putri bangsa yang rakus akan harta dan jabatan.Jadi
saya simpulkan sendiri bahwa bangsa dan negara ini masih jauh dari kata “berhasil”
dalam urusan Ketahanan Nasional Indonesia.
BAB
III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Selama
yang mengawasi ikut bermain dan para petinggi tidak tahu batas kekuasannya,maka
lebih baik kita ikut bermain agar tidak mati terhina.
“Adakah suatu hukum & sistem yang
benar-benar sempurna? Dan apakah hukum yang dibuat oleh manusia yang serba
penuh dengan keterbatasan (Ilmu ,Ruang, dan Waktu) mampu menjawab perkembangan
kehidupan alam semesta yang kian kompleks dan dinamis?”
Terimakasih.
DAFTAR
PUSTAKA
Sumber :
[https://abdullohnasrulumam.wordpress.com].
[https://milalanasution.wordpress.com]
[www.academia.edu]
[www.coursehero.com]
[www.scribd.com]
Komentar
Posting Komentar