TUGAS TEORI LINGKUNGAN HIDUP

When you looking the walking rock walking,is one day closer to death.






PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
                 Makalah ini saya tujukan khususnya untuk kalangan remaja, pelajar dan generasi muda yang tidak lain adalah sebagai generasi penerus bangsa agar kita semua mengenal akan lingkungan hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sosial khususnya. Seiring perkembangan informasi yang begitu pesat yang selain bersifat positif tentu saja ada sisi negatif yang  jika tidak ada filter dari informasi yang sampai ke tengah-tengah masyarakat terutama kalangan remaja dan generasi muda.
                Salah satu sisi negatif dari perkembangan informasi tadi adalah semakin mudah dan sering akan rusaknya lingkungan hingga ke pelosok-pelosok daerah bahkan sudah sampai pada lingkungan perkotaan.

1.2.Tujuan Penulisan
1.               Sebagai media sosialisasi dan informasi tentang lingkungan hidup.
2.               Sebagai referensi bagi siswa-siswi untuk membuat makalah bahasa indonesia ataupun makalah tentang lingkungan hidup dalam rangka untuk memenuhi tugas sekolah.
1.3. Ruang Lingkup
                Ruang lingkup dari penulisan makalah ini adalah mencakup aspek tentang lingkungan hidup dan dampaknya terhadap lingkungan sosial.

1.4  Sumber Data
1.               Referensi pengertian dan teori lingkungan hidup
2.               Referensi pentingnya lingkungan hidup bagi kesehatan dan generasi muda


1.5. Metode
                Metode yang digunakan dalam penulisan makalah ini adalah dengan menggunakan metode tinjauan dari beberapa sumber yang berkompeten dalam permasalahan teori lingkungan hidup.



PEMBAHASAN


1.Pengertian Sumber Daya Alam…
Apa itu SDA? Sumber daya alam adalah semua bahan yang dapat ditemukan oleh manusia dalam alam dan bisa dimanfaatkan untuk keberlangsungan hidupnya. Bagi manusia, sumber daya alam pada dasarnya adalah hal terpenting yang berupa benda hidup (hayati) ataupun benda mati (non-hayati). Kedua jenis sumber daya alam tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebenarnya, manusia juga merupakan sumber daya bagi suatu negara karena manusia dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi negaranya dengan cara menjadi tenaga kerja, memajukan ilmu pengetahuan, bahkan teknologi sehingga bisa meningkatkan perekonomian negara.



2.Jenis Sumber Daya Alam…
Yang terbagi dalam dua golongan komponen yaitu. Sumber daya alam hayati (biotik) atau berasal dari makluk hidup cotoh: hewan, tumbuhan, dan mikro organisme. Sumber daya alam non hayati (abiotik) atau benda mati contoh: minyak bumi, gas alam, berbagai jenis barang tambang, air, dan tanah.

Alam Indonesia yang kaya
SDA mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata disemua negara. Seperti Indonesia, Canada, Amerika, Australia, Brasil, Kongo, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam biotik atau abiotik yang sangat berlimpah, seperti Mis: negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi.
Dengan adanya kemajuan peradaban dan populasi manusia, kemajuan teknologi serta berkembangnya industri telah membawa manusia pada era eksploitasi SDA secara besar-besaran, sehingga persediaan sumber daya alam terus berkurang dan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang parah yang memberi dampak sering terjadinya bencana alam seperti banjir, pemanasan global karena pohon-pohon dihutan banyak ditebang tanpa melakukan perencanaan reboisasi yang baik, akan tetapi kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut.
Berdasarkan sifatnya sumber daya alam dapat digolongkan menjadi, sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam tak dapat diperbaharui.
SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan.
Misalnya: tumbuhan, hewan, hasil hutan, ikan dan air. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan.
SDA yang tak dapat diperbaharui adalah yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis.
Misalnya: minyak bumi, emas, besi, batu bara, timah dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas, minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, karena perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang.
Beberapa SDA yang tidak terbatas jumlahnya, dan belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh manusia karena masalah teknologi dan biaya yang masih dianggap kurang ekonomis. Contoh : sinar matahari, arus air laut, udara atau angin.

3.Contoh Sumber Daya Alam…
PENGERTIAN DAN CONTOH SUMBER DAYA ALAM YANG DAPAT DIPERBAHARUI

Pengertian
Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui adalah Sumber daya alam yang tidak dapat habis atau punah jika digunakan, karena sumber daya alam ini dapat diperbaharui, dapat di daur ulang, tumbuh atau dapat dibuat kembali.

Contoh
§  Tumbuhan (segala jenis tumbuhan yang dapat ditanam kembali)
§  Hewan (Jenis hewan yang hidup di laut, darat, udara, dan jenis hewan lainnya)
§  Angin. Udara, Tanah, Air, Cahaya Matahari (Panas), Mutiara, dll.



PENGERTIAN DAN CONTOH SUMBER DAYA ALAM YANG TIDAK DAPAT DIPERBAHARUI

Pengertian
Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui adalah Sumber daya alam yang dapat habis atau punah jika terus-menerus digunakan, karena proses pembuatan kembali memerlukan waktu yang lama (berjuta-juta tahun). Sumber daya alam ini juga sangat terbatas di dunia, sehingga jika kita gunakan terus-menerus SDA ini akan semakin berkurang atau bahkan punah.

Contoh
§  Emas dan Perak
§  Tembaga
§  Nikel
§  Marmer
§  Asbes
§  Intan
§  Belerang
§  Gypsum
§  Karbon
§  Minyak Bumi (Segala bentuk jadi minyak bumi, contoh: bensin, Minyak tanah, solar, aspal, avtur, paraffin)
§  dll.


4.Sumber Daya Alam Yang Ada Di Indonesia…

            Sangat melimpah sumber daya alam di Indonesia ini,mulai dari yang bisa diperbaharui sampai yang terbatas.Kayu,Batu bara,Minyak Bumi,dan sebutkan yang lainnya.Hampir 90 persen kita memiliki jenis-jenis sumber daya alam yang ada didunia ini.Bahkan negeri ini sempat dijajah dengan dalih sumber daya alamnya yang melimpah (rempah-rempah).

5.Pemanfaatan Sumber Daya Alam…

Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi
Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang cepat. Namun, dalam kenyataannya sebenarnya sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alam seringkali menjadi negara dengan tingkat ekonomi yang rendah. Kasus ini dalam bidang ekonomi sering disebut penyakit Belanda. Hal ini disebabkan negara cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari tanaman memiliki stabilitas ekonomi sosial yang lebih rendah dari negara-negara yang terlibat dalam sektor industri dan jasa.
Sumber Daya Alam
Selain itu, negara yang kaya sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam proses. Korupsi, perang saudara, pemerintahan yang lemah dan demokrasi juga menjadi faktor pembatas pembangunan ekonomi negara-negara terebut. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pembenahan sistem pemerintahan, pengalihan investasi dan ekonomi tersenyum untuk bidang industri lainnya, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemberdayaan sumber daya alam. Contoh negara yang telah berhasil mengatasi hal ini dan membuat sumber daya alam sebagai pendorong pertumbuhan di negara ini Norwegia dan Botswana.

Tumbuhan
Tanaman merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen melalui fotosintesis dan pati. Oleh karena itu, tanaman adalah produsen atau konstituen dasar rantai makanan. Eksploitasi berlebihan dari tanaman yang dapat menyebabkan kerusakan bahkan kepunahan dan ini akan mengakibatkan kehancuran rantai makanan. Kerusakan akibat kepunahan salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Penggunaan tanaman oleh manusia meliputi:
  1. Bahan makanan: padi, jagung,gandum,tebu
  2. Bahan bangungan: kayu jati, kayu mahoni
  3. Bahan bakar (biosolar): kelapa sawit
  4. Obat: jahe, daun binahong, kina, mahkota dewa
  5. Pupuk kompos.
Pertanian dan perkebunan
Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena mayoritas penduduk Indonesia memiliki pendapatan dari pertanian dan peternakan. Data statistik tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% dari pekerjaan penduduk Indonesia di bidang pertanian. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki luas lebih dari 31 juta ha telah siap tanam, di mana sebagian besar dapat ditemukan di Jawa.
Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tanaman ekspor, seperti padi, jagung, kedelai, sayuran, paprika, ubi jalar, dan ubi kayu. Selain itu, Indonesia juga dikenal sebagai perkebunan, seperti karet (ban bahan baku), minyak sawit (sayur bahan baku minyak), tembakau (bahan baku obat dan rokok), kapas (bahan baku tekstil), kopi (bahan minuman) dan tebu ( bahan baku gula).
Hewan, peternakan, dan perikanan
Sumber daya alam hewani bisa binatang liar atau hewan yang telah dibudidayakan. Pemanfaatan dapat sebagai penolong manusia pekerjaan berat, seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber makanan, seperti unggas dan ternak. Untuk menjaga kontinuitas, terutama untuk spesies yang terancam punah, konservasi in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan.
Pelestarian konservasi dilakukan di habitat asalnya, sedangkan konservasi ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan dari habitat mereka ke tempat lain. Untuk memaksimalkan potensinya, manusia membangun sistem peternakan, dan juga perikanan, untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.
Sumber daya alam nonhayati
Merupakan sumber daya alam yang dapat dibudidayakan kembali kehadirannya dan dapat digunakan terus menerus, misalnya: air, angin, surya, dan pertambangan.
  1. Air
  2. Sumber daya alam, air.
  3. Sumber daya alam, angin.
  4. Sumber daya alam, tanah.
Air adalah salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi itu sendiri didominasi oleh wilayah perairan. Dari total air yang tersedia, 97% adalah air asin (wilayah laut, laut, dll) dan hanya 3% adalah air tawar (DAS, danau, dll). Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan air, baik untuk keperluan rumah tangga dan energi terus meningkat. Air juga digunakan untuk irigasi, bahan dasar dari aset industri minuman, pertambangan, dan rekreasi.
Di bidang energi, penggunaan air sebagai sumber listrik bukan minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain energi terbarukan yang dihasilkan dari air cenderung non-polusi dan akan mengurangi efek rumah kaca.
Angin
Dalam era ini, penggunaan minyak bumi, batubara, dan berbagai jenis produk pertambangan bahan bakar mulai diganti dengan penggunaan energi yang dihasilkan oleh angin. Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin umumnya ditempatkan pada ketinggian lebih dari 30 meter di dataran tinggi. Selain sumber terbarukan dan selalu ada, energi angin yang dihasilkan jauh lebih bersih daripada residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. Beberapa negara sudah menerapkan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.
Tanah
Tanah merupakan komponen dari permukaan bumi .Tanah termasuk salah satu sumber daya alam non-biologis penting untuk mendukung pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan kesuburan dan kualitas tanah. Tanah terdiri dari beberapa komponen, seperti udara, air, mineral dan senyawa organik.
Pengelolaan sumber daya non-hayati telah menjadi sangat penting mengingat kondisi pertumbuhan penduduk dunia yang cepat dan polusi lingkungan yang ada saat ini. https://id.wikipedia.org/
Hasil tambang
Produksi pertambangan sumber daya alam memiliki berbagai fungsi bagi kehidupan manusia, seperti infrastruktur dasar material, kendaraan bermotor, sumber energi, serta perhiasan. Berbagai jenis hasil penggalian bahan memiliki nilai ekonomi yang besar, dan ini memicu eksploitasi sumber daya alam. Beberapa negara, seperti Indonesia dan Arab, memiliki penghasilan besar dari sektor ini. Jumlahnya sangat terbatas, oleh karena itu, penggunaannya harus dilakukan efisein. Beberapa contoh pertambangan dan pemanfaatannya:
Minyak bumi
  1. Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang;
  2. Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor;
  3. Minyak tanah untuk bahan baku lampu minyak;
  4. Solar untuk bahan bakar kendaraan diesel;
  5. LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas;
  6. Oli ialah bahan untuk pelumas mesin;
  7. Vaselin ialah salep untuk bahan obat;
  8. Parafin untuk bahan pembuat lilin; dan
  9. Aspal untuk bahan pembuat jalan (dihasilkan di Pulau Buton)


6.Landasan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam…

Sumberdaya alam adalah unsur lingkungan yang terdiri atas sumberdaya alam
hayati, sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah satu
aset pembangunan Indonesia yang penting. Sebagai modal dasar pembangunan
sumberdaya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara-cara
yang tidak merusak, bahkan sebaliknya, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih
yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar
manfaatnya untuk pembangunan lebih lanjut di masa mendatang. Sumberdaya alam
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu ekosistem, yaitu lingkungan
tempat berlangsungnya hubungan timbal balik antara makhluk hidup yang satu
dengan yang lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya landasan pengelolaan sumber daya alam untuk mengatasi permasalah lingkungan yang ada di Indonesia.
            Menurut landasan hukum UUD 1945, Pasal 33 Ayat 3, menegaskan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negar dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dalam rangka mengatur pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan Kebijaksanaan Nasional yang terpadu dan menyeluruh, maka perlu adanya undang-undang yang meletakkan ketentuan-ketentuan pokok untuk menjadi landasan hukum bagi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Adapun landasan hukumnya adalah:
a.      UU No. 4 tahun 1982, tentang ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup (UULH)
b.     UU No. 23 tahun 1997, pengelolaan lingkungan hidup (UUPLH)
c.      UU No. 32 tahun 2009, tentang perlindungan dan  pengelolaan lingkungan hidup, dan lain-lain.


7.Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam…

a.   Berdasarkan Jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
1. Sumber daya alam nonhayati (abiotik); disebut juga sumber daya alam fisik, yaitu sumber daya   alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan tambang, tanah, air, dan kincir angin.
2.  Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

b.  Berdasarkan potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara lain sebagai berikut.
1. Sumber daya alam materi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, rosela, dan sebagainya.
2. Sumber daya alam energi; merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari, energi pasang surut laut, kincir angin, dan lain-lain.
3. Sumber daya alam ruang; merupakan sumber daya alam yang berupa ruang atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.

c.   Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
1. Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, air, dan tanah. Disebut ter barukan karena dapat melakukan reproduksi dan memiliki daya regenerasi (pulih kembali).
2. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya: minyak tanah, gas bumf, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
3. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi pasang surut, dan energi laut




9.Keterbatasan Manusia Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam…

Krisis lingkungan hidup yang dihadapi manusia modern merupakan akibat langsung dari pengelolaan lingkungan hidup yang “nir-etik”. Artinya, manusia melakukan pengelolaan sumber-sumber alam hampir tanpa peduli pada peran etika. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa krisis ekologis yang dihadapi umat manusia berakar dalam krisis etika atau krisis moral. Umat manusia kurang peduli pada norma-norma kehidupan atau mengganti norma-norma yang seharusnya dengan norma-norma ciptaan dan kepentingannya sendiri. Manusia modern menghadapi alam hampir tanpa menggunakan ‘hati nurani. Alam begitu saja dieksploitasi dan dicemari tanpa merasa bersalah. Akibatnya terjadi penurunan secara drastis kualitas sumber daya alam seperti lenyapnya sebagian spesies dari muka bumi, yang diikuti pula penurunan kualitas alam. Pencemaran dan kerusakan alam pun akhirnya mencuat sebagai masalah yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari manusia.
Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup. Pengelolaan lingkungan hidup diselenggarakan dengan asas tanggung jawab negara, asas keberlanjutan, dan asas manfaat bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana, yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumberdaya, ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Sasaran pengelolaan lingkungan hidup sebagai berikut; pertama, tercapainya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup. Kedua, terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindak melindungi dan membina lingkungan hidup. Ketiga, terjaminnya kepentingan generasi masa kini dan generasi masa depan. Keempat, tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup. Kelima, terkendalinya pemanfaatan sumberdaya secara bijaksana. Keenam, terlindunginya NKRI terhadap dampak usaha dan kegiatan di luar wilayah negara yang menyebabkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup. Dari sinilah jelas bahwa: setiap warganegara atau masyarakat tentunya mempunyai hak yang sama atas pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup yang baik dan sehat. Sehingga, setiap orang mempunyai hak untuk berperan dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup. Selain mempunyai hak, setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan sekaligus perusakan lingkungan hidup.
Dengan pemahaman lingkungan hidup diatas, maka upaya pelestarian lingkungan hidup adalah upaya pelestarian komponen-komponen lingkungan hidup beserta fungsi yang melekat dan interaksi yang terjadi diantara komponen tersebut. Adanya perbedaan fungsi antara komponen dan pemanfaatan dalam pembangunan, maka pelestarian tidak dipahami sebagai pemanfaatan yang dibatasi. Namun pelestarian hendaknya dipahami sebagai pemanfaatan yang memperhatikan fungsi masing-masing komponen dan interaksi antar komponen lingkungan hidup dan pada akhirnya, diharapkan pelestarian lingkungan hidup akan memberikan jaminan eksistensi masing-masing komponen lingkungan hidup. Dengan adanya jaminan eksistensi, lingkungan hidup yang lestari dapat diwujudkan. Upaya pelestarian lingkungan hidup yang telah dilakukan oleh banyak pihak selama ini menunjukan banyak keberhasilan dan tidak sedikit yang mengalami hambatan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam masing-masing aspek. Upaya-upaya tersebut lebih terlihat sebagai gerakan yang berdiri sendiri di masing-masing lokasi, kasus dan aspek lingkungan yang dihadapi. Selain itu, upaya pelestarian yang telah dilaksanakan kurang dirasakan manfaat /kegunaan baik secara jangka menengah maupun jangka panjang.
Keterbatasan Kemampuan Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Tapi banyak diantara manusia tersebut yang tidak mampu untuk mengolah sumber daya alam yang telah tersedia yang mengakibatkan negara kita selalu tertinggal dari Negara-negara lain diluar sana yang sudah maju. Padahal negara-negara tersebut tidaklah memiliki sumber daya alam sebanyak yang kita punya ,tpi mereka sselalu dapat mengolah setiap sumber daya alam yang telah tersedia di Negara mereka yang membuat negara mereka terus maju. Maka dari itu yang harus kita lakukan adalah kita harus lebih meningkatkan sumber daya manusia atau kemampuan dari masyarakat kita agar bisa memaksimalkan atau mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah ini. Bukan mustahil jika kita bisa mengolahnya ,kita akan seperti Negara-negara yang telah maju atau bahkan melebihi mereka.























KESIMPULAN

Dari tulisan diatas dapat ditarik sebuah premis bahwa sumber daya alam adalah hak seluruh manusia dibumi ini tanpa terkecuali.Maka seluruh peraturan seharusnya lebih mementingkan untuk kepentingan seluruh umat manusia,bukan hanya para Kapitalis Liberal.Maka dari itu,kita sebagai manusia yang bertanggung jawab harus bias bertindak untuk kelestarian SDA kita semua.








SUMBER :




Komentar

Posting Komentar