When you looking the walking rock walking,is one day closer to death.
Aku selalu berharap bahwa hidupku ini selalu dikelilingi orang yang mampu membawaku keluar dari sesuatu yang sangat aku cintai.Sesuatu itu adalah ribuan mimpi yang selalu aku beli,aku membelinya dari orang-orang yang juga hidup dalam mimpinya.
Sedikit banyak aku mengadu mimpiku dengan mimpi mereka,tak jarang juga diantara kami tersedot kedalam salah satu mimpi itu.
Aku berharap seperti itu dikarenakan semakin lama mimpi ini mulai menjadi dunia yang realistis namun dibatas ambang.
Ambang yang sulit dibedakan satu sama lain,ambang yang berisi fantasi dan berserah diri.Seperti seseorang pernah berucap bahwa sesungguhnya berharap itu tidaklah bayar.Namun diriku telah sangat akrab akan membeli mimpi-mimpi tersebut,jadi bisa dibilang orang itu hanyalah omong kosong seorang bocah yang hanya hidup dari kenaifan dirinya dan sekelilingnya.
Dan sekarang aku tenggelam,tenggelam dalam usaha yang nyata,pagi dan malam selalu ku ulang kalimat demi kalimat yang berisikan kata-kata dalam aksara arab.Entah ada angin atau badai,kali ini aku jijik dengan mimpi-mimpi itu.Aku sekarang lebih suka membuat mimpiku sendiri,lalu ku jual mimpi itu kepada seorang yang baru ingin bermimpi....
Aku selalu berharap bahwa hidupku ini selalu dikelilingi orang yang mampu membawaku keluar dari sesuatu yang sangat aku cintai.Sesuatu itu adalah ribuan mimpi yang selalu aku beli,aku membelinya dari orang-orang yang juga hidup dalam mimpinya.
Sedikit banyak aku mengadu mimpiku dengan mimpi mereka,tak jarang juga diantara kami tersedot kedalam salah satu mimpi itu.
Aku berharap seperti itu dikarenakan semakin lama mimpi ini mulai menjadi dunia yang realistis namun dibatas ambang.
Ambang yang sulit dibedakan satu sama lain,ambang yang berisi fantasi dan berserah diri.Seperti seseorang pernah berucap bahwa sesungguhnya berharap itu tidaklah bayar.Namun diriku telah sangat akrab akan membeli mimpi-mimpi tersebut,jadi bisa dibilang orang itu hanyalah omong kosong seorang bocah yang hanya hidup dari kenaifan dirinya dan sekelilingnya.
Dan sekarang aku tenggelam,tenggelam dalam usaha yang nyata,pagi dan malam selalu ku ulang kalimat demi kalimat yang berisikan kata-kata dalam aksara arab.Entah ada angin atau badai,kali ini aku jijik dengan mimpi-mimpi itu.Aku sekarang lebih suka membuat mimpiku sendiri,lalu ku jual mimpi itu kepada seorang yang baru ingin bermimpi....
Komentar
Posting Komentar